Kamis, 24 September 2026

UPMS Goes to Vietnam, Perkuat Jejaring Internasional melalui Vietnam Academic Summit 2026

 



Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) terus memperkuat langkah internasionalisasi perguruan tinggi melalui keikutsertaan dalam Vietnam Academic Summit 2026 yang digagas oleh FAME (Forum Akuntansi Manajemen Ekonomi Indonesia). Kegiatan internasional ini dilaksanakan pada 21–25 September 2026 di Vietnam dan diikuti oleh 24 universitas dari Indonesia.

Keikutsertaan UPMS dalam Vietnam Academic Summit 2026 menjadi bagian dari komitmen universitas untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mengimplementasikan berbagai kerja sama yang telah dibangun dengan mitra perguruan tinggi di luar negeri. Melalui forum ini, UPMS tidak hanya memperluas koneksi institusional, tetapi juga membuka peluang pengembangan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas sivitas akademika.

UPMS dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Indrian Supheni, M.Aks., CSRA, didampingi Kepala UPM, Dr. Tri Wahyuni Maduretno, M.Pd. Keduanya mengikuti berbagai agenda yang menjadi bagian dari rangkaian Vietnam Academic Summit 2026.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah International Conference & MoU Signing yang menjadi ruang pertukaran gagasan akademik sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antarperguruan tinggi. Melalui agenda ini, UPMS berkesempatan memperluas jejaring dan mendiskusikan peluang kolaborasi akademik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Kehadiran UPMS di Vietnam juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung implementasi kerja sama internasional yang selama ini telah dibangun. Sejumlah bentuk kerja sama telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, di antaranya visiting lecturer, teaching mobility di FPT, partisipasi dalam international conference, serta berbagai aktivitas akademik dan pertukaran pengetahuan lainnya.

Program visiting lecturer menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama yang memberikan kesempatan bagi akademisi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perspektif akademik lintas negara. Sementara itu, teaching mobility di FPT memberikan pengalaman bagi sivitas akademika untuk terlibat dalam aktivitas pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi mitra internasional sekaligus mengenal praktik pendidikan tinggi di Vietnam.

Selain itu, keterlibatan dalam international conference menjadi ruang bagi dosen dan sivitas akademika UPMS untuk memperluas wawasan, mempresentasikan gagasan akademik, membangun jejaring dengan akademisi dari berbagai negara, serta membuka peluang kolaborasi penelitian dan publikasi internasional.

Rangkaian Vietnam Academic Summit 2026 juga diisi dengan Community Service Initiative, yang memberikan pengalaman kepada peserta untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian dan interaksi dengan masyarakat. Agenda berikutnya adalah Cultural Immersion & Sustainable Tourism Study, yang memberikan kesempatan untuk mengenal budaya Vietnam sekaligus mempelajari praktik pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama internasional UPMS tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi terus diarahkan pada implementasi konkret yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, institusi, dan masyarakat. Kolaborasi yang telah berjalan menjadi fondasi untuk mengembangkan program-program internasional yang lebih luas dan berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam Vietnam Academic Summit 2026, UPMS terus memperkuat posisinya dalam jejaring pendidikan tinggi internasional. Pengalaman, pengetahuan, dan koneksi yang diperoleh diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program kolaboratif, sehingga semakin banyak kesempatan internasional yang dapat dihadirkan bagi sivitas akademika UPMS.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UPMS dalam mewujudkan visi menjadi universitas yang unggul dan mandiri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta memiliki daya saing regional, nasional, dan internasional.

 



Share This