Latest Post

Senin, 27 Juli 2026

Dosen UPMS Jadi Narasumber Sosialisasi Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar di MTsN 8 Nganjuk

Dosen UPMS Jadi Narasumber Sosialisasi Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar di MTsN 8 Nganjuk

 



Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan karakter generasi muda melalui partisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Pemantapan Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026 di MTsN 8 Nganjuk dan diikuti oleh 100 siswa perwakilan kelas VII, VIII, dan IX.


Dalam kegiatan tersebut, Dosen UPMS, Faizal Anshori, S.E., M.Pd., hadir sebagai salah satu narasumber yang memberikan materi mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, penguatan karakter, serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan era globalisasi.


Kegiatan turut dihadiri oleh M. Syafii dari Fraksi Partai Golkar Komisi II DPRD Kabupaten Nganjuk, Jhoni Hermawan dari Fraksi Partai Demokrat Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk, Kepala MTsN 8 Nganjuk, Affifudin, S.Ag., serta Kepala Bakesbangpol Kabupaten Nganjuk, Drs. Eko Sutrisno, M.M. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, akademisi, dan lembaga pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berjiwa nasionalis.


Dalam penyampaian materinya, Faizal Anshori menekankan bahwa wawasan kebangsaan tidak hanya dimaknai sebagai pengetahuan tentang sejarah dan ideologi bangsa, tetapi juga diwujudkan melalui sikap toleransi, semangat gotong royong, cinta tanah air, serta tanggung jawab sebagai warga negara. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi.


Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Para siswa aktif menyampaikan pandangan dan pertanyaan mengenai peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menghadapi berbagai tantangan kebangsaan di era digital.


Partisipasi UPMS melalui kehadiran dosennya sebagai narasumber merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme, integritas, serta kepedulian terhadap kemajuan bangsa dan negara.

Senin, 20 Juli 2026

Universitas Jalin Kerja Sama dengan Dinas PPKB melalui Program Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan

Universitas Jalin Kerja Sama dengan Dinas PPKB melalui Program Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan


 


Dalam upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan kependudukan, Universitas PGRI Mpu Sindok menjalin kerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melalui kegiatan Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat oleh dosen.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Aula Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas PPKB, Ibu Asti, beserta jajaran kepala bidang dan staf terkait. Dari pihak universitas, hadir para dosen yang akan terlibat dalam pelaksanaan program di masyarakat.


Kegiatan diawali dengan sesi pembekalan dan penyamaan persepsi antara Dinas PPKB dan para dosen. Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama mengenai tujuan, strategi pelaksanaan, serta capaian yang diharapkan dari program Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan. Dengan adanya kesamaan pemahaman, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas PPKB menyampaikan apresiasi atas keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung program pembangunan kependudukan. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kependudukan di masyarakat sekaligus memperkuat peran dosen sebagai agen perubahan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.


Melalui kerja sama ini, Universitas PGRI Mpu Sindok menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan dapat menghasilkan berbagai inovasi serta solusi yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Rabu, 15 Juli 2026

KETUA IKA UPMS NAHKODAI ICMI NGANJUK Periode 2026-2030

KETUA IKA UPMS NAHKODAI ICMI NGANJUK Periode 2026-2030

 

Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Nganjuk yang digelar di Aula BAZNAS Kabupaten Nganjuk  menetapkan Muhammad Roissudin sebagai Ketua ICMI Kabupaten Nganjuk periode 2026–2030 secara aklamasi. (Rabu, 15 Juni 2026) 

Terpilihnya Wakil Ketua 1 BAZNAS ini menjadi simbol kuat regenerasi kepemimpinan cendekiawan di tingkat daerah.

Roissudin dikenal sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas PGRI Mpu Sindok (IKA UPMS) berstatus  sebagai Mahasiswa  Program Doktoral di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Ketua Senat Mahasiswa tahun 2004 (masih bernama STKIP PGRI Nganjuk) ini dinilai memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan yang mumpuni.

Dukungan penuh dari peserta Musda mencerminkan harapan besar agar ia mampu membawa ICMI Nganjuk lebih adaptif, progresif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Musda Perdana ICMI Kabupaten Nganjuk dihadiri oleh sejumlah pengurus inti, tokoh masyarakat, akademisi, serta praktisi lintas sektor ini berlangsung dinamis.

Berbagai pandangan strategis disampaikan, mulai dari evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya hingga perumusan langkah ke depan dalam menghadapi tantangan sosial, pendidikan, dan ekonomi di Kabupaten Nganjuk.

Dalam kepemimpinan barunya, Roissudin akan didampingi oleh tim formatur yang terdiri dari Juwahir, Dr. Nuhadi, Eko Hendratno, dan Faizal Ansyori. Tim ini bertugas menyusun struktur kepengurusan yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Dalam Sambutan mewakili Ketua BAZNAS   menegaskan pentingnya inovasi dalam program kerja ICMI.

Transformasi di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, serta dakwah kemasyarakatan menjadi fokus utama agar organisasi mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Dengan terpilihnya Muhammad Roissudin, ICMI Nganjuk diharapkan semakin berperan sebagai motor penggerak perubahan. 

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mewujudkan visi besar organisasi sebagai pusat pencerahan dan penguatan peradaban berbasis ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Ketua ICMI Domisioner, Juwahir, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran ICMI sebagai “suluh peradaban” di tengah krisis kepercayaan masyarakat. 

Ia menekankan bahwa organisasi cendekiawan harus hadir sebagai penerang yang mampu memberikan solusi konkret, bukan sekadar wacana intelektual semata.

Jumat, 10 Juli 2026

UPMS Gelar Mini Pameran Produk Penelitian Mahasiswa Pendidikan IPA, Tampilkan Inovasi Berbasis Lingkungan dan Bioteknologi

UPMS Gelar Mini Pameran Produk Penelitian Mahasiswa Pendidikan IPA, Tampilkan Inovasi Berbasis Lingkungan dan Bioteknologi

 

Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) melalui Program Studi Pendidikan IPA menyelenggarakan Gelar Mini Pameran Hasil Produk Penelitian Mahasiswa sebagai luaran pembelajaran kolaboratif mata kuliah Ilmu Pengetahuan Lingkungan dan Bioteknologi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026 di Gedung IV UPMS dan dihadiri oleh jajaran dosen, mahasiswa perwakilan dari berbagai program studi, serta pimpinan universitas.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Indrian Supheni, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Pendidikan IPA atas terselenggaranya kegiatan yang mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan penelitian dan inovasi mahasiswa. Menurutnya, mini pameran ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan berpikir ilmiah, serta menghasilkan produk yang memiliki manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Mini pameran menampilkan berbagai hasil penelitian dan produk inovatif mahasiswa yang dikembangkan melalui pendekatan ilmiah pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Lingkungan dan Bioteknologi. Beragam karya yang dipamerkan mencerminkan pemanfaatan potensi sumber daya alam, pengolahan limbah, produk ramah lingkungan, hingga inovasi berbasis bioteknologi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta berkesempatan mengunjungi setiap stan pameran untuk melihat secara langsung hasil penelitian, berdiskusi dengan mahasiswa, serta memperoleh penjelasan mengenai proses penelitian, metode yang digunakan, hingga potensi pengembangan produk ke depan. Suasana pameran berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para pengunjung.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan IPA berharap dapat meningkatkan budaya riset, inovasi, dan kolaborasi di kalangan mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Mini pameran ini juga menjadi bukti komitmen UPMS dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan zaman.

Kegiatan ditutup dengan apresiasi kepada seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah berkontribusi dalam menghasilkan berbagai produk penelitian yang kreatif dan inovatif. Ke depan, UPMS berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai media diseminasi hasil penelitian mahasiswa sekaligus memperkuat budaya akademik dan inovasi di lingkungan kampus.

UPMS Berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk

UPMS Berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk

 



Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) turut berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Standar Pelayanan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta UPTD PPPA Kabupaten Nganjuk Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 9 Juli 2026 di Ruang Rapat Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk. Pada kesempatan tersebut, UPMS diwakili oleh dosen Yohana Rosita Dwi, M.H.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Forum Konsultasi Publik (FKP) mandiri yang dilaksanakan oleh perangkat daerah sebagai sarana untuk menghimpun saran, masukan, dan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik. Forum ini dihadiri oleh unsur pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, serta stakeholder lainnya yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai penyusunan dan penyempurnaan standar pelayanan yang lebih berkualitas, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi dalam meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan oleh Dinas Sosial PPPA dan UPTD PPPA Kabupaten Nganjuk.

Sebagai perwakilan dari kalangan akademisi, Yohana Rosita Dwi, M.H. memberikan pandangan dari perspektif hukum dan pelayanan publik mengenai pentingnya penyusunan standar pelayanan yang berlandaskan prinsip kepastian hukum, keterbukaan, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat. Keterlibatan perguruan tinggi dalam forum ini diharapkan mampu memberikan kontribusi akademis yang konstruktif dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Nganjuk.

Partisipasi UPMS dalam Forum Konsultasi Publik ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan kebijakan pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam forum ini, UPMS terus menunjukkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan kontribusi pemikiran, kajian akademik, dan rekomendasi yang mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak di Kabupaten Nganjuk.

Selasa, 30 Juni 2026

UPMS Ikuti Sosialisasi Penyelesaian Pembayaran Tunjangan Dosen dan Pelaporan BKD Bersama LLDIKTI Wilayah VII

UPMS Ikuti Sosialisasi Penyelesaian Pembayaran Tunjangan Dosen dan Pelaporan BKD Bersama LLDIKTI Wilayah VII


 


Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) mengikuti kegiatan Sosialisasi Penyelesaian Pembayaran Tunjangan Profesi Dosen (TPD), Tunjangan Kehormatan Guru Besar (TKGB), serta Pelaporan Beban Kinerja Dosen (BKD) yang diselenggarakan pada Jumat, 26 Juni 2026 di Ruang Pertemuan UPMS.

Kegiatan ini menghadirkan tim dari LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur sebagai narasumber dan diikuti oleh perwakilan dosen serta pengelola kepegawaian dari Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) dan STIKes Satria Bhakti Nganjuk. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme penyelesaian pembayaran tunjangan profesi dosen, tunjangan kehormatan guru besar, serta tata cara pelaporan Beban Kinerja Dosen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pemaparannya, tim LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur menjelaskan berbagai aspek teknis terkait proses administrasi pembayaran tunjangan, kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi, hingga prosedur pelaporan BKD yang akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan regulasi. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pembaruan kebijakan serta solusi atas berbagai kendala yang sering ditemui dalam proses pengajuan dan pelaporan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di masing-masing perguruan tinggi sekaligus memperoleh solusi langsung dari tim LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan administrasi dosen di lingkungan perguruan tinggi dapat semakin tertib, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi dalam mendukung profesionalisme dosen serta optimalisasi pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Partisipasi UPMS dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik, memperkuat profesionalisme dosen, serta menjalin sinergi yang berkelanjutan dengan LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Kamis, 25 Juni 2026

Mahasiswa UPMS Ikuti Sarasehan Wawasan Kebangsaan Bersama PEPABRI Kabupaten Nganjuk

Mahasiswa UPMS Ikuti Sarasehan Wawasan Kebangsaan Bersama PEPABRI Kabupaten Nganjuk

 



Mahasiswa Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) turut berpartisipasi dalam kegiatan Sarasehan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Jawa Timur Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan POLRI (PEPABRI) pada Rabu, 24 Juni 2026 bertempat di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur generasi muda, mulai dari pengurus OSIS tingkat SMA, anggota Pramuka, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas di wilayah Kabupaten Nganjuk. Sarasehan diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menanamkan nilai-nilai patriotisme kepada generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dan pembekalan mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, memahami nilai-nilai Pancasila, serta meningkatkan kesadaran akan peran generasi muda dalam menghadapi tantangan kebangsaan di era globalisasi.

Narasumber dari unsur PEPABRI menekankan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan. Oleh karena itu, semangat nasionalisme, disiplin, integritas, dan kepedulian terhadap bangsa harus terus dipupuk sejak dini agar mampu menjadi fondasi dalam membangun Indonesia yang maju dan berdaya saing.

Melalui sarasehan ini, peserta diajak untuk meneladani perjuangan para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, dan jiwa raganya demi kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Partisipasi mahasiswa UPMS dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kampus dalam mendukung pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, rasa cinta tanah air, serta semangat pengabdian untuk kemajuan Indonesia.

Melalui kegiatan Sarasehan Wawasan Kebangsaan ini, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta meneruskan semangat perjuangan para pahlawan dalam mengisi pembangunan bangsa di masa depan.