Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 November 2026

UPMS dan Polres Nganjuk Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik melalui Survei Eksternal Yanlik 2026

UPMS dan Polres Nganjuk Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik melalui Survei Eksternal Yanlik 2026

 



Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) terus memperluas kontribusi dan kerja sama dengan berbagai instansi melalui pelaksanaan kegiatan Tindak Lanjut Survei Eksternal Pelayanan Publik (Yanlik) Polres Nganjuk Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada 17–19 Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polres Nganjuk.


Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerja sama antara UPMS dan Polres Nganjuk, khususnya dalam mendukung evaluasi serta penguatan kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, UPMS melibatkan tim dosen dan mahasiswa yang berperan dalam proses pengumpulan data dan informasi melalui survei eksternal terhadap sejumlah unit pelayanan di Polres Nganjuk.


Adapun lokasi pelaksanaan survei mencakup beberapa unit pelayanan, yaitu Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas/SIM), Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba), serta Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti).



Melalui kegiatan ini, tim UPMS melakukan pengumpulan informasi dan masukan dari masyarakat terkait pengalaman serta persepsi mereka terhadap pelayanan yang diterima. Hasil survei diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kualitas pelayanan pada masing-masing unit, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi aspek yang telah berjalan baik maupun hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.


Keterlibatan dosen dan mahasiswa UPMS dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata penerapan keilmuan perguruan tinggi di tengah masyarakat. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan survei dan evaluasi pelayanan publik, sementara dosen turut berkontribusi melalui pendampingan dan penerapan kompetensi akademik dalam mendukung pelaksanaan kegiatan.


Sinergi antara UPMS dan Polres Nganjuk ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Bagi Polres Nganjuk, hasil survei dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam merumuskan langkah perbaikan dan inovasi pelayanan. Sementara bagi UPMS, kerja sama ini menjadi kesempatan untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas layanan publik.


Melalui kolaborasi tersebut, UPMS menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan strategis dengan berbagai instansi serta menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan institusi pelayanan publik dalam mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kamis, 29 Oktober 2026

Mahasiswa UPMS Ikuti Apel Kebangsaan Bersama Kelompok Cipayung Plus di Polda Jatim

Mahasiswa UPMS Ikuti Apel Kebangsaan Bersama Kelompok Cipayung Plus di Polda Jatim



Surabaya, 28 Oktober 2026 – Sebanyak 64 mahasiswa Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) turut berpartisipasi dalam kegiatan Apel Kebangsaan bersama Kelompok Cipayung Plus yang diselenggarakan di Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim), Kota Surabaya, pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan komitmen generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Partisipasi mahasiswa UPMS dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata keterlibatan generasi muda dalam menumbuhkan semangat kebangsaan serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman. Melalui Apel Kebangsaan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami peran strategis pemuda sebagai agen perubahan yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga kerukunan, memperkokoh solidaritas, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat akan pentingnya semangat perjuangan para pemuda dalam mengikrarkan persatuan pada 28 Oktober 1928. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus diimplementasikan oleh generasi muda melalui sikap toleransi, semangat gotong royong, serta komitmen untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Keikutsertaan 64 mahasiswa UPMS dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat karakter kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga persatuan serta membangun Indonesia yang lebih maju. Sebagai bagian dari masyarakat akademik, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi generasi yang berintegritas, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, dan aktif berkontribusi bagi masyarakat.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, UPMS terus mendorong mahasiswa untuk menghidupkan semangat persatuan dalam keberagaman serta mengambil peran nyata dalam mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik.

Bersatu, bergerak, dan berkarya untuk Indonesia! 🇮🇩

UPMS Berpartisipasi dalam 4th Edition ICONEST Conference, Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Internasional

UPMS Berpartisipasi dalam 4th Edition ICONEST Conference, Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Internasional


 

Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan jejaring dan kolaborasi internasional melalui partisipasi dalam 4th Edition ICONEST Conference yang diselenggarakan pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban. Kegiatan ini menjadi wadah bagi perguruan tinggi untuk memperluas kerja sama, bertukar wawasan, serta mendorong pengembangan pendidikan tinggi melalui kolaborasi lintas institusi dan negara.

UPMS diwakili oleh Rektor, Dr. Vera Septi Andrini, M.M., bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dr. Indrian Supheni, M.Aks., CSRA. Kehadiran jajaran pimpinan UPMS dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen universitas untuk terus membangun kemitraan strategis serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu rangkaian utama kegiatan 4th Edition ICONEST Conference adalah MoU Signing atau penandatanganan nota kesepahaman. Agenda ini menjadi langkah penting dalam membangun landasan kerja sama kelembagaan sekaligus membuka peluang pengembangan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini juga menghadirkan sesi pemaparan (speech) dari narasumber yang berasal dari Al Zahrawi University dan Anhalt University, Jerman. Kehadiran narasumber dari institusi internasional tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan mengenai perspektif pendidikan tinggi global serta potensi pengembangan kerja sama akademik lintas negara.

Partisipasi UPMS dalam forum ini diharapkan dapat memperluas wawasan institusi mengenai perkembangan pendidikan tinggi internasional sekaligus memperkuat hubungan dengan berbagai mitra potensial. Jejaring yang terbangun melalui forum akademik seperti ICONEST Conference menjadi salah satu modal penting dalam mendorong pelaksanaan program internasional yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika.

Melalui keikutsertaan dalam 4th Edition ICONEST Conference, UPMS terus berupaya mengembangkan kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada penguatan hubungan kelembagaan, tetapi juga pada implementasi program yang berkelanjutan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan akademik internasional, pertukaran pengetahuan, penelitian kolaboratif, serta pengembangan kompetensi global.

Langkah ini sejalan dengan komitmen UPMS untuk mewujudkan universitas yang unggul dan mandiri serta memiliki daya saing di tingkat regional, nasional, dan internasional. Dengan memperkuat sinergi dan memperluas jejaring kemitraan, UPMS terus bergerak menuju perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan.

Senin, 19 Oktober 2026

UPMS Goes to Bali, Bekali Mahasiswa melalui Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan

UPMS Goes to Bali, Bekali Mahasiswa melalui Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan

 



Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bertajuk “UPMS Goes to Bali” pada 12–16 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 5 dengan didampingi jajaran pimpinan universitas serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).


Kegiatan KKL menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kampus yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, serta menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh perspektif baru mengenai berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, pendidikan, maupun potensi pengembangan ekonomi dan pariwisata.


Pemilihan Bali sebagai tujuan kegiatan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung kekayaan budaya, kearifan lokal, serta pengelolaan potensi daerah yang menjadi daya tarik tersendiri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa sekaligus menumbuhkan sikap terbuka, kreatif, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman.


Pelaksanaan KKL juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarmahasiswa lintas program studi. Dengan keterlibatan pimpinan universitas dan DPL, kegiatan ini diharapkan berjalan dengan baik serta memberikan pendampingan bagi mahasiswa selama mengikuti seluruh rangkaian agenda.


Melalui program UPMS Goes to Bali, UPMS terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak terbatas pada ruang kelas. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, memperluas wawasan, serta membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.


Diharapkan, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan KKL dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menjalani proses akademik selanjutnya. Semangat belajar, kebersamaan, dan eksplorasi pengalaman baru diharapkan turut mendukung langkah UPMS dalam mewujudkan universitas yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

Kamis, 24 September 2026

UPMS Goes to Vietnam, Perkuat Jejaring Internasional melalui Vietnam Academic Summit 2026

UPMS Goes to Vietnam, Perkuat Jejaring Internasional melalui Vietnam Academic Summit 2026

 



Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) terus memperkuat langkah internasionalisasi perguruan tinggi melalui keikutsertaan dalam Vietnam Academic Summit 2026 yang digagas oleh FAME (Forum Akuntansi Manajemen Ekonomi Indonesia). Kegiatan internasional ini dilaksanakan pada 21–25 September 2026 di Vietnam dan diikuti oleh 24 universitas dari Indonesia.

Keikutsertaan UPMS dalam Vietnam Academic Summit 2026 menjadi bagian dari komitmen universitas untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mengimplementasikan berbagai kerja sama yang telah dibangun dengan mitra perguruan tinggi di luar negeri. Melalui forum ini, UPMS tidak hanya memperluas koneksi institusional, tetapi juga membuka peluang pengembangan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas sivitas akademika.

UPMS dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Indrian Supheni, M.Aks., CSRA, didampingi Kepala UPM, Dr. Tri Wahyuni Maduretno, M.Pd. Keduanya mengikuti berbagai agenda yang menjadi bagian dari rangkaian Vietnam Academic Summit 2026.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah International Conference & MoU Signing yang menjadi ruang pertukaran gagasan akademik sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antarperguruan tinggi. Melalui agenda ini, UPMS berkesempatan memperluas jejaring dan mendiskusikan peluang kolaborasi akademik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Kehadiran UPMS di Vietnam juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung implementasi kerja sama internasional yang selama ini telah dibangun. Sejumlah bentuk kerja sama telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, di antaranya visiting lecturer, teaching mobility di FPT, partisipasi dalam international conference, serta berbagai aktivitas akademik dan pertukaran pengetahuan lainnya.

Program visiting lecturer menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama yang memberikan kesempatan bagi akademisi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perspektif akademik lintas negara. Sementara itu, teaching mobility di FPT memberikan pengalaman bagi sivitas akademika untuk terlibat dalam aktivitas pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi mitra internasional sekaligus mengenal praktik pendidikan tinggi di Vietnam.

Selain itu, keterlibatan dalam international conference menjadi ruang bagi dosen dan sivitas akademika UPMS untuk memperluas wawasan, mempresentasikan gagasan akademik, membangun jejaring dengan akademisi dari berbagai negara, serta membuka peluang kolaborasi penelitian dan publikasi internasional.

Rangkaian Vietnam Academic Summit 2026 juga diisi dengan Community Service Initiative, yang memberikan pengalaman kepada peserta untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian dan interaksi dengan masyarakat. Agenda berikutnya adalah Cultural Immersion & Sustainable Tourism Study, yang memberikan kesempatan untuk mengenal budaya Vietnam sekaligus mempelajari praktik pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama internasional UPMS tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi terus diarahkan pada implementasi konkret yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, institusi, dan masyarakat. Kolaborasi yang telah berjalan menjadi fondasi untuk mengembangkan program-program internasional yang lebih luas dan berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam Vietnam Academic Summit 2026, UPMS terus memperkuat posisinya dalam jejaring pendidikan tinggi internasional. Pengalaman, pengetahuan, dan koneksi yang diperoleh diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program kolaboratif, sehingga semakin banyak kesempatan internasional yang dapat dihadirkan bagi sivitas akademika UPMS.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UPMS dalam mewujudkan visi menjadi universitas yang unggul dan mandiri di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta memiliki daya saing regional, nasional, dan internasional.