Nganjuk – Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Esai dan Orasi Ilmiah Kebangsaan yang digelar dalam rangka HUT ke-28 IJTI.
Mahasiswa UPMS berhasil meraih dua kejuaraan sekaligus, hal ini menegaskan kualitas akademik dan daya saing generasi muda kampus tersebut di tingkat daerah.
Pengumuman pemenang resmi disampaikan kepada publik usai pleno dewan juri yang digelar di sekretariat panitia, Sabtu (08/08/2026).
Nur Ika Ameilia dari Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) menempati posisi juara ketiga lomba esai dengan nilai 92, sementara Merlinda Intan dari UPMS meraih juara kedua lomba orasi dengan nilai 95.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi IJTI bersama ICMI Kabupaten Nganjuk dan BAZNAS Kabupaten Nganjuk sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang kritis, inspiratif, dan berintegritas.
Ketua Panitia HUT IJTI, Andri Purwanto, menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta menjadi indikator kuatnya minat pelajar dan mahasiswa terhadap pengembangan wawasan kebangsaan. “Antusias pelajar Nganjuk luar biasa, meski jeda waktu yang diberikan pendek, animo tetap tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kompetisi ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga ruang pembelajaran untuk mengasah gagasan konstruktif.
Pada kategori Lomba Esai Ilmiah Kebangsaan, Risca Khoirun Nisa’ dari STIKes Satria Bhakti Nganjuk berhasil meraih juara pertama dengan nilai 94.
Posisi juara kedua diraih Wiar Nanila Vilora dari SMA Negeri 1 Nganjuk dengan nilai 93, sementara juara ketiga diraih Nur Ika Ameilia dari Universitas PGRI Mpu Sindok dengan nilai 92.
Untuk kategori juara harapan lomba esai, Nayla Fitri Rahmawati dari STIKes Satria Bhakti Nganjuk meraih harapan pertama (88), disusul Athaya Azka Puteri Yulianto dari SMA Negeri 1 Berbek sebagai harapan kedua (87), serta Ahmad Jayyid Al-Faruq dari SMA Bina Insan Mandiri sebagai harapan ketiga (86).
Kompetisi yang ketat mencerminkan kualitas peserta yang merata.
Sementara itu, pada kategori Lomba Orasi Ilmiah Kebangsaan, Raisa Arrusyda dari MAN 2 Nganjuk berhasil meraih juara pertama dengan nilai 98.
Juara kedua diraih Merlinda Intan dari Universitas PGRI Mpu Sindok dengan nilai 95, dan juara ketiga diraih Hafidz Septian dari SMA Bina Insani Baron dengan nilai 94.
Salah satu dewan juri, Kasianto, menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara cermat dan objektif. “Materi orasi yang dikirim ke desk panitia sangat beragam, masing-masing memiliki ciri khas dan keunikan. Kami dewan juri harus detail memberikan penilaian sesuai kriteria yang ditentukan,” ujarnya.
Panitia menegaskan bahwa keputusan dewan juri bersifat mutlak. Para juara 1, 2, dan 3 dijadwalkan hadir dalam penyerahan piala pada Minggu, 9 Agustus 2026 di Kantor IJTI Nganjuk.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang unggul secara intelektual serta memiliki kepedulian terhadap isu kebangsaan.
